NUC140 Learning Board (NUC140LB)

Pendahuluan

NUC140LB merupakan alat yang dapat digunakan untuk pembelajaran ARM Cortex M0, khususnya NUC140, tepatnya seri NUC140VE3CN produk Nuvoton, Taiwan. Sebenarnya untuk memulai belajar menggunakan NUC140, Nuvoton tidak hanya memproduksi NUC140LB saja, tetapi juga ada alat-alat yang lain seperti NuTiny-SDK-NUC140 yang merupakan bentuk minimalis tanpa periferal apapun, perhatikan Gambar 1, 2 dan 3. Jika Anda menginginkan fasilitas lengkap untuk belajar, jelas gunakan NUC140LB, selain itu jika Anda tertarik untuk membuat rangkaian sendiri atau sudah tingkat lanjut, gunakan saja NuTiny-SDK-NUC140 yang lebih praktis dan jelas lebih murah dibanding NUC140LB. Namun apa yang akan diulas dalam website ini hanya fokus menggunakan NUC140LB saja.

Gambar 1. Perbandingan Keluarga Nuvoton NuMicro

Gambar 2. Diagram blok seri NUC140

Gambar 3. Foto dari NUC140LB

Gambar 4. Foto dari NuTiny-SDK-NUC140

Konektor pada NUC140LB

Pada dasarnya konektor-konektor pada NUC140LB dibagi menjadi dua macam: (1) Konektor daya dan (2) Konektor periferal eksternal. Gambar 5 yang menunjukkan semua konektor yang ada di NUC140LB, perhatikan bahwa untuk meng-upload firmware yang digunakan adalah USB ICE Bridge Nu-Link (konektor USB pada bagian atas), bukan konektor USB di sebelah sisi kiri (USB Devic).

nuc140lb_full

Gambar 5. Konektor pada NUC140LB

Untuk memberikan catu daya pada NUC140LB bisa menggunakan konektor USB yang untuk meng-upload program, atau gunakan saja konektor 5V DC Power yang ada di sebelah sisi kiri. Untuk memberikan catu daya ke piranti eksternal, baik tegangan 3,3 volt atau 5 volt bisa digunakan konektor yang di sebelah kanan bawah.

Fungsi GPIO pada NUC140VE3CN

Perlu diperhatikan bahwa NUC140LB atau tepatnya NUC140VE3CN memiliki 5 (lima) kelompok I/O (atau GPIO – General Purpose I/O) yang terdiri dari GPA, GPB, GPC, GPD dan GPE. Masing-masing pin diberi nomor 0 s/d 15. Berikut ini adalah tabel fungsi pin GPIO dari masing-masing kelompok:

gpioa

gpiob

gpioc

gpiod

gpioe

Fasilitas Periferal pada NUC140LB

Fasilitas periferal yang ada pada NUC140LB merujuk pada Gambar 5, rangkaian-nya ditunjukkan pada gambar-gambar berikut ini, perhatikan koneksi dengan pin-pin pada NUC140-nya:

nuc140_7seg_r

Gambar 7. Rangkaian periferal 8x7segment pada NUC140LB

nuc140_adc_r

Gambar 8. Rangkaian ADC pada NUC140LB

nuc140_buzz_r

Gambar 9. Rangkaian buzzer pada NUC140LB

nuc140_eeprom_r

Gambar 10. Rangkaian EEPROM pada NUC140LB

nuc140_int_r

Gambar 11. Rangkaian Interupsi eksternal pada NUC140LB

nuc140_lcd_r

Gambar 12. Rangkaian LCD Grafik pada NUC140LB

Untuk rangkaian LED yang ditunjukkan pada Gambar 13, masing-masing LED dihubungkan ke GPC12, GPC13, GPC14 dan GPC15.

nuc140_led_r

Gambar 13. Rangkaian LED pada NUC140LB

nuc140_rgb_r

Gambar 14. Rangkaian RGB LED pada NUC140LB

nuc140_mtx_r

Gambar 15. Rangkaian Keypad Matrix 3×3 pada NUC140LB

nuc140_ps2_r

Gambar 16. Rangkaian PS2 pada NUC140LB

nuc140_spi_r

Gambar 17. Rangkaian SPI pada NUC140LB

nuc140_uart_r

Gambar 18. Rangkaian UART pada NUC140LB

Beberapa rangkaian lain seperti dekoder suara WAU8822, CAN, RS485, antarmuka SD Card bisa merujuk User Manual dari NUC140LB-nya, link untuk mengunduh PDF-nya ada di bagian akhir artikel ini.

Alur Pengembangan Aplikasi pada NUC140

Pengembangan atau lebih tepatnya rancang-bangun aplikasi berbasis mikrokontroler selalu diawali dengan permasalahan lapangan yang ingin diselesaikan, atau keren-nya ingin dirancang-bangun sistem-nya. Rancangan solusi tersebut kemudian diimplementasikan ke mikrokontroler-nya. Artinya, pertanyaan-nya bukan “saya punya mikrokontroler XX bisa untuk apa ya? tetapi mengarah ke “Saya ingin membuat suatu sistem solusi XX, mikrokontroler apa yang sesuai atau cocok ya”. Pendekatan pembahasan seperti ini akan digunakan pada website ini. Sehingga harapannya, pembaca bisa mengembangkan diri ke aplikasi-aplikasi yang lebih kompleks tanpa ada ketergantungan pada satu macam mikrokontroler saja.

Gambar 6 merupakan ilustrasi alur pengembangan aplikasi pada NUC140 (mikrokontroler kelas ARM Cortex M0) yang terbagi menjadi tiga tahap besar: Pengembangan Kode (Code Development), Produksi masal (Mass production) dan Upgrade. Seperti biasa, solusi diawali dengan rancangan dan implementasi perangkat keras atau rangkaian dan programm atau firmware-nya. Silahkan gunakan bahasa favorit masing-masing, hanya saja pada website ini menggunakan bahasa C, juga gunakan perangkat lunak favorit Anda, hanya saja akan kita gunakan CooCox IDE yang free alias gratis.

Gambar 6. Alur pengembangan aplikasi pada Nuvoton NuMicro

Untuk menyimpan program (hasil kros-kompilasi) ke NUC140-nya jika menggunakan NUC140LB sangat gampang, karena NUC140LB sudah jadi satu PCB dengan NU-Link-nya (lihat gambar2 sebelumnya), selain itu membutuhkan NU-Link yang terpisah (dijual terpisah).

Dimanakah kita bisa membeli NUC140LB?

Jawaban paling gampang adalah melakukan pencarian via Google, akhirnya ketemu tiga lokasi pembelian, yang satu dari luar negeri, yaitu (sepertinya yang di luar negeri malah lebih murah sekitar $133):

Download NUC140LB User Manual dan skematiknya ada disini.

Persiapan Software untuk NUC140LB

Yang kita gunakan untuk belajar menggunakan NUC140LB adalah perangkat lunak CooCox IDE yang GRATIS. Silahkan di-unduh kemudian di-install. Tentu saja Anda bisa menggunakan perangkat lunak lainnya seperti ARMKeil.

Advertisements
This entry was posted in nuc140, learning board and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s