Analog to Digital Converter (ADC) pada NUC140

ADC merupakan kepanjangan dari Analog to Digital Converter, suatu fasilitas atau piranti yang digunakan untuk mengubah besaran-besaran analog menjadi besaran-besaran digital. Perhatikan ilustrasi berikut…

adc01

Sebagaimana keterangan dalam gambar, berawal dari suatu kebutuhan atau aplikasi, misalnya, diinginkan memantau suhu ruangan (besaran fisis), sehingga dibutuhkan sensor suhu (sensor analog) yang kemudian dibaca oleh mikrokontroler sebagai pengolah data yang akhirnya ditampilkan ke LCD (display). Sedangkan arsitektur ADC itu sendiri ada beberapa macam sebagaimana ilustrasi berikut…

adc02

NuMicro(tm) seri NUC100 memiliki sebuah ADC 12-bit berbasis  successive approximation (SAR A/D Converter, perhatikan diagram blok setelah paragraf ini) dengan 8 kanal masukan. ADC ini mendukung 3 (tiga) macam mode operasi: single, single-cycle scan dan continous scan. ADC ini bisa mulai melakukan proses konversi dengan pemicuan melalui perangkat lunak maupun pin eksternal STADC.

adc03

Fitur-fitur umum ADC pada NUC140

  • 12-bit SAR ADC
  • Jangkauan tegangan masukan: 0 – Vref (maks 5.0V)
  • Tegangan operasional: AVDD=3.0V – 5.5V
  • Kanal masukan:
    • hingga 8 kanal masukan analog single-end
    • 4 pasang kanal masukan analog diferensial
  • Laju konversi mencapai 600KHz
    • Frekuensi maksimum ADC mencapai 16 MHz
  • Terdapat TIGA (3) mode operasi
    • Single mode
    • Single-cycle mode
    • Continuous scan mode
  • Konversi A/D dapat dimulai melalui…
    • Software trigger (pemicuan melalui perangkat lunak atau program) atau
    • External trigger pin (pemicauan secara eksternal melalui pin STADC)
  • Hasil konversi disimpan dalam register data masing-masing kanal dengan indikator VALID dan OVERRUN
  • ADC-nya juga dilengkapi dengan fungsi pembanding digital
    • Pengguna boleh menggunakan fungs ini untuk memantau hasil konversi pada suatu kanal yang dikehendaki
  • Kanal 7 mendukung 3 sumber masukan:
    • External analog voltage
    • Internal bandgap voltage, dan
    • Output of internal temperature sensor
  • Mendukung Self-calibration untuk meminimalkan ralat konversi.

Untuk sumber detak atau clock mengikuti ilustrasi berikut (klik untuk memperjelas)…

adc04

Sedangkan untuk instruksi-instruksi yang terkait dengan inisialisasi sumber detak dan detak utama ADC sebelum digunakan mengikuti dua gambar berikut…

Memilih sumber clock dan core clock [1/2]

Memilih sumber clock dan core clock [1/2]

Memilih sumber clock dan core clock [2/2]

Memilih sumber clock dan core clock [2/2]

Berikut ini diberikan contoh inisialisasi sumber detak dan detak utama ADC…

adc07

Untuk inisialisasi ADC menggunakan pemanggilan fungsi ADC sebagaimana ditunjukkan pada gambar berikut…

adc08

Sedangkan contoh penggunaan nya sebagai berikut…

Contoh penggunaan fungsi inisialisasi ADC

Contoh penggunaan fungsi inisialisasi ADC

Adapun interupsi pada ADC terdapat tiga macam, yaitu:

  • ADF: selesainya suatu mode operasi ADC;
  • CMPF0: Kondisi cocok dipantau oleh komparator-0 ADC; dan
  • CMPF1: Kondisi cocok dipantau oleh komparator-1 ADC.
Contoh listing penanganan interupsi ADC.

Contoh listing penanganan interupsi ADC.

Terima kasih.

Advertisements
This entry was posted in adc, learning board, nuc140 and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s