Pulse Width Modulation (PWM) pada NUC140

Apakah PWM itu?

  • PWM memiliki kepanjangan Pulse Width Modulation;
  • Bisa digunakan untuk pengendalian kecepatan motor DC;
  • Bisa digunakan untuk menentukan posisi/gerakan motor Servo;
  • Bisa digunakan untuk mengatur gelap-terang nyala LED;
  • Bisa digunakan untuk membangkitkan sinyal sinusoidal.
  • Menurut Wikipedia…

Pulse-width modulation (PWM), or pulse-duration modulation (PDM), is a modulation technique used to encode a message into a pulsing signal. Although this modulation technique can be used to encode information for transmission, its main use is to allow the control of the power supplied to electrical devices, especially to inertial loads such as motors. In addition, PWM is one of the two principal algorithms used in photovoltaic solar battery chargers,[1]the other being maximum power point tracking.

Perhatikan ilustrasi/gambar berikut…

pwm

PWM melibatkan parameter apa saja?

  • PWM Frequency (lihat gambar)
    • Bagaimana mengatur dan mengubah frekuensi?
Tentang frekuensi dan duty cycle pada PWM

Tentang frekuensi dan duty cycle pada PWM

  • PWM Duty Cycle (lihat gambar)
    • Bagaimana mengatur dan mengubah duty cycle?
Tentang perbandingan tiga macam duty cycle pada PWM

Tentang perbandingan tiga macam duty cycle pada PWM

  • PWM Output Channels
    • Bagaimana memilih kanal luaran untuk PWM?
  • PWM Resolution
    • Berapa lebar bitnya?
  • Complementary Paired PWM
    • Memerlukan penyisipan dead-zone?
    • Bagaimana mengatur dead-zone?
  • Fungsi-fungsi lainnya?
    • Single-shot pulse
    • PWM Interrupt

Fitur-fitur Generator PWM pada NUC140

  • Empat generator PWM, masing-masing mendukung
    • Sebuah pra-skalar 8-bit.
    • Sebuah pembagi clock.
    • Dua pewaktu-PWM untuk dua luaran, masing2 timer mencakup
      • A 16-bit PWM down-counter
      • A 16-bit PWM reload value register (CNR)
      • A 16-bit PWM compare register (CMR)
    • Sebuah generator dead-zone
    • Dua luaran PWM.
  • 8 kanal PWM atau 4 pasang kanal PWM.
  • Resolusi 16 bit.
  • Interupsi PWM tersinkronisasi denga periode PWM.
  • Single-shot atau Continuous mode PWM.

Untuk sumber detak PWM perhatikan gambar berikut…

pwm04

Sedangkan instruksi terkait dengan pemilihan sumber detak dan modul PWM serta reset PWM silahkan merujuk tiga gambar berikut…

Pemilihan sumber detak PWM (NUC140)

Pemilihan sumber detak PWM (NUC140)

Pemilihan modul PWM pada NUC140

Pemilihan modul PWM pada NUC140

Melakukan RESET modul PWM NUC140

Melakukan RESET modul PWM NUC140

Dan berikut ini contoh inisialisasi detak modul PWM…

pwm08

Untuk diagram arsitektur masing-masing kalan PWM ditunjukkan pada dua gambar berikut ini…

PWM Generator 0 Architecture Diagram

PWM Generator 0 Architecture Diagram

PWM Generator 2 Architecture Diagram

PWM Generator 2 Architecture Diagram

Mengontrol Frekuensi dan Duty Cycle PWM

Mengontrol Frekuensi dan Duty Cycle PWM

Mengontrol Frekuensi dan Duty Cycle PWM

Aktivasi modul PWM pada NUC140

Untuk melakukan aktivasi PWM digunakan fungsi PWM_EnableOutput() dan PWM_Start(), perhatikan gambar berikut…

pwm12

pwm13

Sedangkan untuk melakukan konfigurasi luaran PWM digunakan fungsi PWM_ConfigOutputChannel() sebagai berikut..

pwm14

Dan contoh program untuk memberikan luaran PWM pada GPA12 atau PWM0 sebagai berikut…

pwm15

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Advertisements
This entry was posted in learning board, nuc140, pwm and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s